 |
| |
|
| |
|
| |
|
| |
|
| |
|
| |
|
| |
|
| |
 |
 |
| Daftar sejumlah wahyu
pribadi baik yang sudah diakui maupun belum diakui Gereja: |
| |
Cuenca,
Ecuador, 1990 |
| |
Cuapa,
Nicaragua, 1980 |
| |
Zeitun,
Mesir, 1968 |
| |
Dong
Lu, Cina, 1900 & 1995 |
| |
Guadalupe,
Meksiko, 1531 |
| |
Pilar,
Saragosa, Spanyol, 40 |
| |
Basilika
St.Maria Mayora, 352 |
 |
Basilika Santa
Maria Mayor
Roma, Italia - 352 Masehi
Meskipun ini adalah suatu peristiwa penampakan
yang sudah kuno sekali, bukti terkuat dari keotentikannya adalah
kehadiran gereja Maria yang terbesar di dunia, yaitu Santa Maria
Mayor, salah satu gereja favorit para Paus sejak berabad-abad lalu.
Pada tahun 352 Masehi, sepasang
suami-istri warga Roma yang tak memiliki anak, Yohanes dan isterinya,
memutuskan untuk menghibahkan harta kekayaan mereka kepada Santa
Perawan Maria. Mereka seringkali berdoa kepada Bunda Maria untuk
minta petunjuk bagaimana harta kekayaan mereka bisa digunakan demi
Bunda Maria. Perawan Maria suatu ketika muncul di hadapan mereka
pada malam hari tanggal 4 Agustus dan mengatakan bahwa dia menginginkan
sebuah basilika dibangun diatas Bukit Esquiline, yaitu salah satu
dari tujuh bukit di kota Roma. Bunda Maria akan menandai areal tanah
tempat gereja itu mesti dibangun, dengan tumpukan salju - yang mana
ini merupakan suatu mukjijat karena bulan Agustus adalah bulan terpanas
di kota Roma. Sri Paus pada saat itu, Paus Liberius, juga menerima
pesan yang sama dari Sang Perawan.
Pada pagi hari tanggal 5 Agustus,
sebagian wilayah Bukit Esquiline yang luas ditutupi oleh lapisan
salju. Baik Yohanes bersama istrinya, maupun Sri Paus Liberius datang
ke bukit tersebut. Setelah mereka mengukur luas wilayah yang ditutupi
oleh salju, yang akan menjadi luas area basilika, salju tersebut
menghilang. Sri Paus segera memerintahkan dibangunnya basilika,
dan Santa Maria Mayor selesai dibangun pada tahun 360 Masehi.
|